Menu

Mode Gelap

Hukum · 22 Mei 2024 14:51 WIB ·

DPO Pegi Kasus Pembunuhan Vina Ditangkap Polisi


 DPO Pegi Kasus Pembunuhan Vina Ditangkap Polisi Perbesar

Bandung – Pengusutan kembali kasus pembunuhan yang dialami Vina dan pacarnya Rizky alias Eky di Cirebon perlahan mulai menemui titik terang. Satu DPO atas nama Pegi Setiawan alias Perong kini sudah ditangkap Polda Jawa Barat (Jabar).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar Kombes Surawan mengatakan, Pegi sudah ditangkap di Bandung tadi malam. Saat ini, dia sudah diamankan untuk dimintai keterangan.

“Ya, benar. Atas nama Pegi Setiawan diamankan tadi malam di Bandung,” kata Surawan saat dihubungi wartawan dikutip dari detik.com, Rabu (22/5/2024).

Pegi alias Perong diketahui menjadi DPO kasus Vina Cirebon bersama Andi dan Dani. Tapi, Surawan belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai penangkapan tersebut.

Sebagaimana diketahui, Polda Jawa Barat merilis ciri-ciri 3 DPO kasus pembunuhan Vina dan teman lelakinya, Rizky atau Eky di Cirebon pada 2016 lalu. Ketiga orang tersebut sampai saat ini masih buron dan belum ditangkap kepolisian sejak kasus ini terkuak pada 8 tahun yang lalu.

Adapun ketiga DPO ini diketahui bernama Andi, Dani dan Pegi alias Perong. Meski belum diketahui apakah identitas ketiganya ini asli atau bukan, Polda Jabar lalu menggambarkan bagaimana ciri-ciri ketiga DPO tersebut.

Andi saat ini diperkirakan berumur 31 tahun. Ia memiliki tinggi badan 165 sentimeter, berbadan kecil, rambut lurus dengan kulit hitam.

Kemudian Dani diperkirakan sekarang berumur 28 tahun. Ia memiliki tinggi 170 sentimeter, dengan ukuran badan sedang, rambut kriting dan kulit sawo matang.

Sedangkan Pegi alias Perong diperkirakan sekarang berumur 31 tahun. Perawakannya kecil, dengan tinggi badan 160 sentimeter, rambut kriting dan kulit hitam. Ketiga DPO ini tercatat beralamat di Desa Banjarwangun, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast mengimbau kepada pihak yang merasa masih bagian dari keluarga ketiga DPO itu untuk segera menyerahkan mereka. Jika ada upaya menyembunyikan ketiganya, Jules Abraham memastikan Polda Jabar tak segan mempidanakan orang tersebut.

“Kami menghimbau kepada tiga tersangka yang masih DPO, maupun pihak orang tuanya ya, kalau mengetahui terkait dengan perkembangan kasus ini, kami minta agar dapat secepat menyerahkan diri kepada kami. Sehingga kami dapat memproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ucapnya.

“Sesuai undang-undang yang berlaku, bila ada upaya melindungi, menutupi jejak pelaku atau menyembunyikan, bisa dikenakan tindak pidana. Jadi kami harap dapat berkoordinasi dan menyerahkan diri,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Terjerat Pinjol Karyawan Pabrik di Batam Mencuri 143 Ponsel Milik Perusahaan

16 Juni 2024 - 10:39 WIB

Jelang Putusan, Kerabat Terdakwa Rudy Dermawan Muliadi Belum Kelihatan di Persidangan

7 Juni 2024 - 18:02 WIB

Polres Bintan Periksa Mantan Pj Walikota Tanjungpinang Sebagai Tersangka

7 Juni 2024 - 17:12 WIB

Kawal Kasus Vina Cirebon, Polda Jabar Bentuk Tim Asistensi

7 Juni 2024 - 11:33 WIB

Korban TPPO Modus Jual Ginjal Jaringan Internasional Terima Restitusi

29 Mei 2024 - 18:39 WIB

Polda Kepri Gerebek Apartemen Batam Diduga Produksi Sabu Cair

28 Mei 2024 - 09:03 WIB

Trending di Hukum