Menu

Mode Gelap

Hukum · 7 Jun 2024 18:02 WIB ·

Jelang Putusan, Kerabat Terdakwa Rudy Dermawan Muliadi Belum Kelihatan di Persidangan


 Ir. Soegiharto Santoso, SH. selaku Ketua Umum APKOMINDO saat memberikan keterangan kepada awak media didampingi 3 (tiga) Srikandi PERATIN. (05/06/2024)/foto:ist
Perbesar

Ir. Soegiharto Santoso, SH. selaku Ketua Umum APKOMINDO saat memberikan keterangan kepada awak media didampingi 3 (tiga) Srikandi PERATIN. (05/06/2024)/foto:ist

Kehadiran tiga pengacara dari PERATIN ini untuk menyatakan dukungan moril kepada Hoky. “Saya heran hingga sidang putusan, meski ditunda, tidak ada support dari seorang pun pengurus APKOMINDO versi empat lembar akta notaris. Ini kan dapat menjadi fakta bahwa terdakwa Rudy sendiri yang mengaku-ngaku sebagai Ketua Umum APKOMINDO tapi pengurusnya mana,” ujar Hoky, pengacara yang kini dipercaya menjabat Sekretaris Jenderal PERATIN.

Menurut Hoky saat sidang putusan kriminalisasi terhadap dirinya dengan perkara No. 3/Pid.Sus/2017/PN Btl. (Hak Cipta) di PN Bantul tanggal 25 September 2017 silam, yang hadir mendukung dirinya itu lebih dari 33 orang pengurus APKOMINDO Versi SK MenkumhHAM RI.

Hoky membenarkan hal itu. “Itu benar dan saya punya foto dokumentasinya dan saya hitung ada 33 orang, serta saya ingat masih ada beberapa orang yang tidak sempat foto bersama,” beber Hoky.

Seperti biasanya usai persidangan, pihak Terdakwa Rudy dan para Penasihat hukumnya langsung dikejar wartawan untuk diwawancarai.

Namun lagi-lagi tidak satupun bersedia memberikan komentar.

Hoky sendiri selaku pihak korban mengatakan, fakta ini jauh berbeda saat dirinya menghadapi sidang kriminalisasinya di PN Bantul.

Di setiap persidangan, kata Hoky, dirinya tidak pernah menghindari wartawan, dan selalu saja rekan-rekan APKOMINDO dari berbagai daerah turut hadir. “Bahkan ada pengurus yang hadir sebagai saksi a de charge atau saksi yang meringakan. Sedangkan dari pihak terdakwa Rudy pada kasus saat ini tidak pernah ada saksi a de charge yang hadir,” tuturnya mengungkapkan perbedaan kepengurusan yang asli dan rekayasa.

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Terjerat Pinjol Karyawan Pabrik di Batam Mencuri 143 Ponsel Milik Perusahaan

16 Juni 2024 - 10:39 WIB

Polres Bintan Periksa Mantan Pj Walikota Tanjungpinang Sebagai Tersangka

7 Juni 2024 - 17:12 WIB

Kawal Kasus Vina Cirebon, Polda Jabar Bentuk Tim Asistensi

7 Juni 2024 - 11:33 WIB

Korban TPPO Modus Jual Ginjal Jaringan Internasional Terima Restitusi

29 Mei 2024 - 18:39 WIB

Polda Kepri Gerebek Apartemen Batam Diduga Produksi Sabu Cair

28 Mei 2024 - 09:03 WIB

Kasus Pembunuhan Vina, Polisi Ralat Soal 3 Buron, Pegi Tersangka Terakhir

26 Mei 2024 - 18:43 WIB

Trending di Hukum