Menu

Mode Gelap

Kepri · 3 Jul 2024 17:58 WIB ·

Keterbatasan Pelayanan Kesehatan di Pulau Ngenang, SMRI Kepri dan Aegis Law Associates Mengajak RDP dengan DPRD Kota Batam


 (ki-ka) Antony, SH dari Serikat Rakyat Mandiri Indonesia (SRMI) Kepri dan Excel Brayen Sandoval SH, Ketua Agies Law Associates mengirimkan Surat Rapat Dengar Pendapat kepada DPRD  Kota Batam Batam terkait keterbatasan pelayanan kesehatan di Pulau Ngenang, Rabu (3/7/2024)/foto: SRMI Kepri Perbesar

(ki-ka) Antony, SH dari Serikat Rakyat Mandiri Indonesia (SRMI) Kepri dan Excel Brayen Sandoval SH, Ketua Agies Law Associates mengirimkan Surat Rapat Dengar Pendapat kepada DPRD Kota Batam Batam terkait keterbatasan pelayanan kesehatan di Pulau Ngenang, Rabu (3/7/2024)/foto: SRMI Kepri

Batam – Perjuangkan aspirasi dari masyarakat Pulau Ngenang Kota Batam, Serikat Rakyat Mandiri Indonesia Kepulauan Riau bersama Aegis Law Associates mengajak Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Kota Batam terkait keterbatasan ketersedian pelayanan kesehatan;

Dalam kesempatannya, Serikat Rakyat Mandiri Indonesia Kepulauan Riau yang diwakili oleh Antony, S.H serta didampingi oleh Excel Brayen Sandoval, S.H yang merupakan Ketua Aegis Law Associates mengajukan surat ajakan Rapat Dengar Pendapat terkait aspirasi-aspirasi masyarakat Pulau Ngenang Kota Batam mengenai keterbatasan pelayanan kesehatan yang kurang memadai baik dari fasilitas hingga tenaga kesehatan yang didapatkan setelah melakukan kunjungan ke Pulau Ngenang bulan Mei lalu.

“Kami sudah melakukan kunjungan ke Pulau Ngenang Kota Batam dan telah duduk bersama dengan warga sekitar yang juga turut dihadiri oleh beberapa RT/RW, keterbatasan pelayanan kesehatan masih kurang memadai baik dari segi fasilitas hingga tenaga kesehatan-nya yang dimana setiap kali warga Pulau Ngenang sakit harus berobat ke Batam dengan menggunakan kapal laut yang juga turut mengeluarkan biaya yang cukup besar” ujar Antony, Rabu (3/7/2024)

Dikatakan Antony, disaat keadaan darurat banyak warga yang tidak selamat akibat jauhnya perjalanan menuju rumah sakit, oleh sebab itu suara masyarakat ini sudah kami tuliskan didalam surat ajakan Rapat Dengar Pendapat kepada DPRD Kota Batam, kami ingin suara masyarakat Pulau Ngenang tersampaikan dan mohon penjelasannya dari pemerintah terkait hak-hak kesehatan masyarakat pulau Ngenang saat ini.

Senada dengan hal tersebut, Excel Brayen Sandoval, S.H juga turut mempertanyakan alasan-alasan ketidaktersediaan pelayanan kesehatan yang memadai di Pulau Ngenang hingga saat ini, padahal sebagaimana tertuang didalam konstitusi terutama dalam UUD 1945 Pasal 28H dan Pasal 34 ayat 3 yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan dan negara wajib untuk menyediakan”

Selanjutnya, surat pengajuan Rapat Dengar Pendapat sudah diajukan ke DPRD Kota Batam dan terkhusus Komisi IV DPRD Kota Batam tertanggal 03/07/2024 hari Rabu, tinggal menunggu undangan dari Komisi IV DPRD Kota Batam, setelah tanggal RDP dijadwalkan.***

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

RSBP Batam Laksanakan Operasi Pemasangan ICD Pada Jantung Perdana di Provinsi Kepri

8 Juli 2024 - 11:12 WIB

Singapura Masih Dominasi Realisasi PMA 2024 di Batam

5 Juli 2024 - 16:57 WIB

Sinyal XL Axiata Jangkau Puluhan Pulau Terpencil di Kepulauan Riau

2 Juli 2024 - 19:02 WIB

BP Batam Kembali Fasilitasi Pergeseran Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City

1 Juli 2024 - 20:20 WIB

LPK Catur Training Centre, Lembaga Pelatihan yang Mencetak SDM Handal

15 Juni 2024 - 14:12 WIB

Gubernur Ansar Dijadwalkan Menjadi Khatib Idul Adha di Batam

14 Juni 2024 - 19:58 WIB

Trending di Kepri